FMIPA Unpad Terima Kunjungan Pakar JST Jepang dalam Mid Term Evaluation Program SATREPS

Jatinangor, 6 Agustus 2026 – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran menerima kunjungan pakar dari Japan Science and Technology Agency (JST) dalam rangka pelaksanaan Mid Term Evaluation Program Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat A, Lantai 2 Gedung Otto Soemarwoto FMIPA Universitas Padjadjaran.

Mid Term Evaluation merupakan bagian penting dalam pelaksanaan program SATREPS untuk mengevaluasi perkembangan penelitian, capaian yang telah dihasilkan, serta arah pengembangan kolaborasi riset pada tahap berikutnya. Kegiatan evaluasi ini berfokus pada proyek penelitian berjudul “The Project for the Development of Integrated Bio-circular Economy from Food and Energy Estate Waste Fraction to Biofuel and Biochemicals” yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Padjadjaran, pimpinan FMIPA dan Sekolah Vokasi, pengelola bidang riset dan kerja sama, Kepala Unit Urusan Internasional FMIPA, serta para dosen dan peneliti yang terlibat dalam proyek SATREPS. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan menjadi wujud komitmen Universitas Padjadjaran dalam mendukung pengembangan riset kolaboratif bertaraf internasional.

Dalam sesi evaluasi, tim peneliti memaparkan perkembangan penelitian, capaian yang telah diperoleh, serta berbagai inovasi yang dikembangkan dalam pemanfaatan limbah sektor pangan dan kawasan energi menjadi biofuel dan biokimia bernilai tambah melalui pendekatan bio-circular economy. Diskusi bersama para pakar JST juga menjadi forum strategis untuk memperoleh masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas pelaksanaan penelitian dan memperkuat sinergi antara peneliti Indonesia dan Jepang.

Melalui partisipasi aktif dalam program SATREPS, FMIPA Universitas Padjadjaran terus memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus mendorong pengembangan riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Diharapkan, kolaborasi ini mampu menghasilkan inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya hayati dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.