Puluhan peserta dari 9 negara mengikuti kegiatan the 1st International Conference of Natural Fiber and Biocomposite (ICONFIB) 2024 bertema “Natural fibers and Future Biocomposite: Enhancing Performance and Integrating Smart Technologies for Applications and Sustainability” secara Hybrid di Hotel Grand Tjokro Premiere Bandung, Rabu 11 September 2024. ICONFIB merupakan konferensi internasional yang dikelola oleh Pusat Studi Bioprospeksi Serat Alam dan Sumber Daya Hayati, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unpad, dengan tujuan untuk mendapatkan wawasan tentang teknologi dan pengetahuan baru yang akan menginspirasi pengembangan inovatif di bidang biomaterial serat alami.

(Foto bersama peserta ICONFIB di Hotel Grand Tjokro Premiere Bandung, Rabu 11 September 2024). (Foto oleh: M Haikal Algifari)
“Kegiatan ini diharapkan dapat memicu ide-ide baru dan mendorong inovasi yang akan berdampak pada keberlanjutan prospek biomaterial dalam jangka panjang” ujar Ketua Pelaksana ICONFIB, Asri Peni Wulandari, M.Sc., Ph.D. sekaligus Ketua Pusat Studi Bioprospeksi Serat Alam dan Sumber Daya Hayati, FMIPA Unpad.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana memaparkan makna diadakannya ICONFIB 2024 bagi Unpad dan menjadi langkah awal untuk percakapan, proyek, serta untuk mewujudkan kolaborasi internasional.
ICONFIB 2024 merupakan simbol komitmen Unpad untuk memperkuat kolaborasi internasional, terutama dalam bidang serat alam dan biokomposit. Diharapkan, ICONFIB 2024 dapat menjadi wadah pengembangan ide dan inovasi dalam rangka kerja sama riset dan hilirisasi. Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Pusat Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Industri dan Kebijakan Jasa Industri (OPTIKJI) Kementerian perindustrian RI, Bambang Riznanto, ST., MT..
Selain kegiatan utama berupa Konferensi Internasional, rangkaian acara dari pelaksanaan ICONFIB juga diadakan kegiatan Hackathon Serat Alam Pertama dalam bentuk FGD di Universitas Padjadjaran Kampus Dipatiukur, Kamis 12 September 2024. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengambil tema “Serat Alam: Teknologi, Hiliriasi, dan Entrepreneurship menuju Roadmap Nasional”. Roadmap serat alam secara nasional diharapkan dapat memberikan saran kebijakan bagi para pemangku kepentingan untuk bisa mengambangkan potensi sumber daya hayati di Indonesia untuk menjadi sektor industri yang berkelanjutan.






