

Cikarang, 15 Juli 2026 — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran melakukan kunjungan kerja ke PT TÜV NORD Indonesia yang berlokasi di Cikarang, Bekasi. Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan sekaligus tindak lanjut dari proses penjajakan kerja sama antara FMIPA Unpad dan TÜV NORD Indonesia di bidang layanan laboratorium, sertifikasi, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.
Delegasi FMIPA Unpad dipimpin oleh Wakil Dekan II Bidang Sumber Daya dan Organisasi, Dr. Mohamad Nurzaman, M.Si., didampingi oleh Manajer Riset, Inovasi, Kerjasama, Kemitraan & Alumni Prof. Jamaludin Al-Anshori, M.Sc., Ph.D., Kepala Laboratorium Terpadu Prof. Dikdik Kurnia, M.Sc., Ph.D., Manajer Sumber Daya, Perencanaan dan Informasi Dadang Sunardi, S.Sos., M.M. serta beberapa Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) di lingkungan FMIPA Unpad.
Kegiatan diawali dengan pemaparan profil dari masing-masing pihak, dilanjutkan dengan peninjauan laboratorium di lingkungan FMIPA, serta sesi diskusi bersama tim TÜV NORD Indonesia. Dari hasil diskusi, kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama akan dijajaki secara bertahap, dimulai dari pemetaan kapabilitas dan kesiapan laboratorium di FMIPA hingga penyusunan skema kerja sama yang mencakup empat pilar utama: layanan laboratorium, sertifikasi, riset dan kekayaan intelektual, serta pengembangan ekosistem talenta. Kerja sama ini rencananya akan diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai payung bersama, sebelum diturunkan menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis.
Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak akan membentuk tim untuk mengkaji aspek legalitas dan aspek teknis guna mematangkan rencana kerja sama ke tahap berikutnya. Kunjungan ini menjadi langkah awal yang strategis bagi FMIPA Unpad dan TÜV NORD Indonesia dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan di bidang layanan laboratorium, sertifikasi, riset, serta pengembangan talenta dan sumber daya manusia. Kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti hasil diskusi ini melalui pembentukan tim kerja guna merumuskan langkah-langkah konkret berikutnya.



