Bekali Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa, FMIPA Unpad Gelar Pelatihan Membangun Wirausaha

[FMIPA] Memasuki masa pensiun, sebagian orang mungkin akan memilih untuk menikmati masa tuanya dan beristirahat. Namun, sebenarnya masa pensiun justru jadi masa terbaik untuk berwirausaha karena mempunyai waktu luang yang lebih banyak dibandingkan dengan pegawai aktif yang masih bekerja. Demikian juga bagi mahasiswa, daripada menjadi pegawai lebih baik berwirausaha. Karena jika mahasiswa langsung mulai berbisnis setelah lulus kuliah, maka ada kemungkinan untuk menikmati kesuksesan di usia muda. 

Dr. Muhammad Fadhillah, M.Si. memberikan pelatihan membangun wirausaha di Gedung D6 Pascasarjana FMIPA Unpad

Dalam rangka Dies Natalis ke-64 FMIPA Unpad menggelar pelatihan berwirausaha bagi tenaga kependidikan dan mahasiswa untuk memotivasi dan memberikan bekal bagaimana membangun wirausaha secara luring di Auditorium Gedung D6 Pascasarjana FMIPA Unpad Lantai 2, Jatinangor, Selasa 25/10/2022.

Dekan FMIPA Unpad Prof. Dr. Iman Rahayu,M.Si. mengatakan agar usaha dan bisnis kita berjalan dengan baik harus unik, beda dengan yang lain selain itu wirausaha yang sukses harus memiliki minat yang besar atau passion, harus ada keinginan yang kuat dari dalam diri untuk menekuni bidang bisnis.

Dalam sambutannya Dekan FMIPA juga mengucapkan terima kasih kepada panitia walaupun singkat waktu persiapannya, kegiatan yang diadakan dalam rangka Dies Natalis ke-64 FMIPA Unpad ini sangat banyak dan variatif. Prof. Iman juga mendorong PNS dan non-PNS untuk memperluas bakat misalnya berwirausaha asal tidak mengganggu kewajiban sebagai pegawai.

Melalui pelatihan ini para tenaga kependidikan dan mahasiswa dibekali ilmu dan pengetahuan bagaimana membangun wirausaha.

Dalam pelatihan membangun wirausaha ini menghadirkan narasumber Dr. Muhammad Fadhillah, M.Si. yang merupakan dosen Prodi Kimia Unpad,  yang juga mempunyai sertifikasi keahlian sebagai barista, dan pengelola café MIPA Corner.

“Prinsip dalam usaha itu dengan amati, tiru, dan modifikasi. Kemudian liat tahap modifikasi yang dijalankan, temukan unsur kebaruan dalam usaha yang kita tekuni,” kata Fadhli.

Ketika banyak pilihan, penting bagi wirausahawan untuk menciptakan perbedaan produk maupun perbedaan persepsi, dengan adanya identitas, merk atau brand yang berbeda dari produk lain, misalnya nama produk atau jasa mudah untuk diucapkan, mudah diingat, bisa menarik perhatian, memiliki arti lain dan apakah nama sudah pernah didaftarkan. 

Lebih lanjut Fadhli menjelaskan bagaimana mempelajari pasar untuk mendapatkan ide inovasi, pemanfaatan sumber daya yang tersedia untuk menghasilkan inovasi dan penerapan teknologi untuk melakukan inovasi. Usaha atau bisnis harus ada perbaikan terus menerus, yang dimulai dari sederet siklus sejak adanya ide-ide untuk menghasilkan suatu produk, survei pasar, desain produk, proses bisnis, proses produksi produk, sampai distribusi dan pemasaran kepada konsumen.

Menurutnya wirausaha perlu merancang proses produksi, pengadaan bahan baku, melakukan pengadaan mesin dan peralatan, merencanakan kebutuhan tenaga kerja dan menentukan harga pulang pokok. 

Yang tidak kalah penting dalam wirausaha adalah distribusi dan pemasaran produk sampai ke konsumen. Pemasaran sangat penting karena dapat membantu usaha dalam mencapai target perusahaan salah satunya untuk meningkatkan penjualan produk.