ESPORA 2025 : Sajikan Laga dan Karya Mahasiswa

     

ESPORA, Electro Sports and Arts adalah acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Padjadjaran. Acara ini menyajikan laga dan karya mahasiswa, yakni perpaduan antara seni dan olahraga yang diselenggarakan dalam lingkup internal serta dalam bentuk kompetisi. ESPORA adalah acara yang tepat untuk mewadahi semangat sportivitas dan kreativitas mahasiswa Teknik Elektro UNPAD. Acara ini juga ajang untuk mencari delegasi mahasiswa yang akan mewakili himpunan ke tingkat fakultas. Mengangkat tema “Egypt Mythology” menghadirkan nuansa klasik namun tetap berkelas. Dengan sentuhan konsep dan visual Mesir kuno, menjadikan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Menyuguhkan berbagai cabang olahraga dan cabang seni yang menaungi minat bakat mahasiswa, membuat acara ini menjadi sarana positif bagi mahasiswa. Adapun cabang seni terdiri dari modern dance, tari tradisional, fotografi, Make up Art, band, dan solo vocal. Sementara itu, untuk olahraga dan e-sport terdiri dari basket, futsal, badminton, tenis meja, catur, voli, Valorant, Mobile Legends, dan FIFA.

Dokumentasi cabang olahraga basket dalam acara ESPORA 2025.

Proses dan Tantangan di Balik Layar

Perjalanan panjang untuk merealisasikan ESPORA 2025 dimulai dari penyusunan grand design hingga pemaparan konsep. Terpilihnya Jeyd Mikail Ibrahim sebagai Project Officer ESPORA 2025 turut berkontribusi ke dalam proses ini. Di bawah kepemimpinannya, proses open recruitment pun dibuka untuk ring satu hingga staff, dilanjutkan dengan penyusunan teknis seluruh acara, dari awal hingga akhir acara. Tantangan yang paling menonjol adalah persiapan acara dalam waktu yang relatif singkat, sekitar dua minggu saja. Ditambah, bentrokan dengan jadwal kegiatan eksternal seperti UTBK membuat beberapa venue harus dialihkan atau disesuaikan. Hal lain yang cukup menghambat adalah dinamika perubahan peserta ketika rundown sudah disusun, memaksa panitia untuk sigap beradaptasi.

Kontribusi ESPORA terhadap SDGs

Di balik meriahnya seni dan olahraga yang dilagakan, ESPORA 2025 turut berkontribusi dalam terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs). Acara ini bukan hanya sebatas ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momen yang tepat untuk mendukung mahasiswa secara menyeluruh. Melalui berbagai cabang olahraga dan e-sport, ESPORA meninggalkan nilai gaya hidup sehat dan semangat sportivitas. Hal ini seiringan dengan SDG 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Selain itu, cabang seni yang dilombakan pun menjadi bagian dari pendidikan nonformal untuk meningkatkan kreativitas dan sinergi mahasiswa. Hal tersebut seiringan dengan SDG 4, yakni Pendidikan Berkualitas. Selanjutnya, kebersamaan yang terbentuk selama acara membantu memperkuat hubungan sosial serta mendorong terciptanya lingkungan kampus yang inklusif dan adaptif. Hal tersebut sejalan dengan SDG 11, yaitu Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan. Terakhir, sinergi antar panitia, peserta, dan pihak pendukung mencerminkan pentingnya kolaboratif dalam kegiatan kemahasiswaan. Hal tersebut selaras dengan SDG 17, yaitu Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Antusiasme yang Tinggi dari Mahasiswa

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, ESPORA 2025 tetap berhasil membangkitkan antusias mahasiswa selama acara berlangsung. Mahasiswa aktif berpartisipasi di setiap cabang olahraga dan cabang seni yang telah disediakan. Hal ini membantu ESPORA untuk mewujudkan tujuan acara ini sedari awal acara ini dibentuk.

Harapan dan Kesan yang Ingin Ditinggalkan

Panitia tidak ingin mahasiswa merasakan ESPORA sebagai ajang perlombaan aja, namun kesan yang lebih mendalam. “kami memiliki keinginan penuh untuk ESPORA bisa menjadi ajang silaturahmi dan berharap semua peserta bisa merasa terlibat, memiliki cerita yang bisa diceritakan ulang di masa yang akan datang”. Ujar Jeyd Mikail Ibrahim, sebagai Project Officer.

Menuju ESPORA yang Lebih Besar di Masa Depan

Panitia berharap ESPORA dapat terus diselenggarakan setiap tahunnya menjadi acara yang lebih besar, kreatif, dan selalu dinantikan setiap tahunnya. Bukan hanya sebagai ajang kompetisi, namun juga karena kebersamaan yang dibangun dalam setiap rangkaian acaranya. Semoga ESPORA bisa terus menjadi acara yang membawa dampak positif dan media untuk menciptakan kebersamaan antara mahasiswa Teknik Elektro Universitas Padjadjaran.

Nida Amalia (210310240046)

[email protected]