FMIPA Unpad Perkuat Hilirisasi Flagship Riset Herbal Melalui TEFA Herbal Berstandar CPOTB BPOM

Jatinangor, Universitas Padjadjaran – Pengembangan herbal dan bahan alam merupakan salah satu bidang unggulan penelitian di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran. Didukung oleh kompetensi peneliti dari berbagai disiplin ilmu, seperti kimia, biologi, dan sains hayati lainnya, FMIPA terus menghasilkan inovasi berbasis sumber daya alam Indonesia yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat hilirisasi hasil riset, FMIPA Universitas Padjadjaran mengembangkan Teaching Factory (TEFA) Herbal, sebuah platform yang mengintegrasikan penelitian, pendidikan, pengembangan produk, manufaktur, dan komersialisasi dalam satu ekosistem inovasi.

Berlokasi di lingkungan FMIPA Unpad Kampus Singaperbangsa, TEFA Herbal dikembangkan melalui kolaborasi antara FMIPA Unpad, Unit Usaha Akademik (UUA) Ekolab Materials, Program Studi Teknologi Industri Kimia Sekolah Vokasi Unpad, serta PT Pajajaran Herba Indonesia dan PT JSR Indonesia Sehat sebagai mitra industri. Kolaborasi ini dirancang untuk menjembatani hasil penelitian akademik dengan kebutuhan dunia usaha dan masyarakat.

Dari Riset Menjadi Produk

TEFA Herbal mengusung konsep From Nature to Market, yaitu mentransformasikan hasil penelitian berbasis bahan alam menjadi produk yang aman, bermutu, dan memiliki nilai tambah ekonomi.

Melalui platform ini, proses pengembangan inovasi dapat dilakukan secara terintegrasi, mulai dari:

* eksplorasi dan karakterisasi bahan alam;
* pengujian aktivitas biologis;
* formulasi dan pengembangan produk;
* produksi dan pengendalian mutu;
* registrasi dan kepatuhan regulasi;
* hingga komersialisasi dan pemanfaatan oleh masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, hasil penelitian tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat berkembang menjadi produk yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Raih Sertifikasi CPOTB BPOM

Sebagai bentuk komitmen terhadap mutu dan keamanan produk, TEFA Herbal telah memperoleh sertifikasi Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk kategori:

* kapsul;
* cairan obat dalam; dan
* cairan obat luar.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan fasilitas hilirisasi produk herbal berbasis riset di lingkungan Universitas Padjadjaran.

Wadah Kolaborasi Multidisiplin

TEFA Herbal tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas produksi, tetapi juga sebagai wahana kolaborasi multidisiplin yang mempertemukan peneliti, mahasiswa, industri, dan masyarakat.

Melalui fasilitas ini, mahasiswa FMIPA, FFarmasi, Sekolah Vokasi, maupun program studi lain yang relevan dapat terlibat dalam kegiatan praktikum, penelitian, tugas akhir, magang, serta pengembangan produk inovatif. Dengan demikian, TEFA Herbal menjadi sarana pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mendukung penguatan kompetensi akademik sekaligus kesiapan menghadapi kebutuhan industri.

Memperkuat Ekosistem Inovasi Unpad

Kehadiran TEFA Herbal diharapkan mampu memperkuat ekosistem inovasi Universitas Padjadjaran melalui pengembangan riset translasional yang menghubungkan penemuan ilmiah dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai salah satu platform hilirisasi flagship riset FMIPA, TEFA Herbal menjadi langkah nyata dalam mewujudkan transformasi ilmu pengetahuan menjadi produk yang bernilai, berdampak, dan berkontribusi pada penguatan industri berbasis bahan alam Indonesia serta kemandirian bangsa.