

Jumat, 24 Juli 2026 — Universitas Padjadjaran (Unpad) terus berkomitmen memperluas jangkauan kolaborasi internasional di bidang sains dan teknologi. Langkah strategis ini kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) yang mempertemukan Group Riset Kimia Bahan Alam & Sintesis FMIPA Unpad dengan Artificial Intelligence Center dari National Institutes of Biomedical Innovation, Health and Nutrition (NIBN) Osaka, Jepang.
Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran ini menjadi momentum krusial dalam mengintegrasikan keanekaragaman dan potensi bahan alam Indonesia dengan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI). Sinergi lintas disiplin ini diproyeksikan dapat mengakselerasi proses penemuan obat baru (drug discovery) serta memperluas batas eksplorasi ilmu kimia di masa depan.
Sinergi Pakar dan Pimpinan Akademis
FGD strategis ini dibuka dan dipandu langsung oleh Prof. Dr. Unang Supratman, M.Si., Guru Besar sekaligus Pakar Kimia Organik Bahan Alam Unpad yang juga tercatat sebagai salah satu ilmuwan berpengaruh dalam jajaran World’s Top 2% Scientist.
Turut hadir memberikan dukungan penuh dan mengawal jalannya diskusi:
-
Prof. Dr. Desi Harneti Putri Huspa, M.Si. (Dekan FMIPA Universitas Padjadjaran)
-
Prof. Dr. Rani Maharani, S.Si., M.Si., Ph.D. (Ketua Program Studi Pascasarjana Ilmu Kimia FMIPA Universitas Padjadjaran)
Harapan bagi Kemajuan Iptek Global
Melalui inisiasi kolaborasi riset lintas negara dan lintas disiplin ilmu ini, Universitas Padjadjaran berharap dapat melahirkan berbagai inovasi sains mutakhir. Hasil dari penelitian bersama ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi perkembangan dunia medis, tetapi juga bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat global.






