[HMTE Unpad] Bencana tanah longsor dan banjir bandang yang menimpa masyarakat Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang pada Rabu (21/09/2016) memunculkan berbagai aksi simpatik dari berbagai pihak. Sebagai bukti kepedulian terhadap sesama, Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (HMTE) FMIPA Universitas Padjadjaran pun turut menggalang dana sumbangan untuk diberikan secara langsung ke korban bencana di Kabupaten Garut.
Bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Garut ini disebabkan meluapnya sungai Cimanuk dan sungai Cikamuri pada Selasa malam (20/09/2016). Beberapa titik yang menjadi daerah banjir antara lain daerah Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Banyuresmi, Karangpawitan, dan Bayongbong. Akibat dari bencana tersebut telah memakan korban setidaknya 33 orang korban tewas dan 20 orang masih hilang.
Sebelum aksi ini dilakukan, HMTE FMIPA Unpad melakukan penggalangan dana yang dimulai pada hari Jum’at (23/09/2016). HMTE Unpad juga melakukan pengumpulan barang seperti pakaian layak pakai, makanan, dan peralatan sekolah. Donatur tidak hanya berasal dari warga Teknik Elektro Unpad saja, tapi warga Unpad lainnya pun turut menyumbang. Seluruh bantuan yang terkumpul kemudian dibawa bersama mahasiswa anggota HMTE Unpad ke Kabupaten Garut.
Sumbangan yang di galang dari HMTE unpad tersebut diberikan pada hari Jumat (30/09/2016). Adapun bantuan tersebut diterima langsung oleh petugas yang ada di Pos Komando (Posko) Penanggulangan Bencana Banjir Bandang Garut yang berlokasi di Lapang Paris, Jalan Pembangunan, RS. dr Slamet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Rilis oleh: HMTE FMIPA Unpad
[wzslider exclude=”1,2,3″]




