
Mahasiswa FMIPA UNPAD didampingi oleh dosen Departemen Fisika UNPAD berfoto bersama Senior Research Scientist RIKEN Dr. Isao Watanabe dan tim di lingkungan kampus utama RIKEN.
Sepuluh mahasiswa UNPAD mengikuti pertukaran pada program Sakura Science Exchange Program 2022, dimana sembilan diantaranya adalah mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNPAD. Kesembilan mahasiswa tersebut adalah Rosaldi Pratama (Fast Track Magister Fisika – Doktor Kimia), Rahma Sundaya Effendi (Magister Fisika), Muhammad Fadhil Falhan (Magister Fisika), Nabillah Fa’diyyah Zahra (Fast Track Sarjana – Magister Fisika), Muhammad Naufal Farras (Sarjana Fisika), Muhammad Naufal Ardian (Sarjana Fisika), Nayla Quinta Djamal (Sarjana Fisika), Gabriella Karin Nugroho Kwando (Sarjana Fisika), dan Kanaya Nuraulia Maurizka (Sarjana Fisika). Sementara satu mahasiswa lainnya, Diba Grace Auliya (Doktor Bioteknologi), merupakan alumni FMIPA UNPAD yang kini melanjutkan pendidikan sebagai mahasiwa program Doktor Bioteknologi, Sekolah Pascasarjana, UNPAD. Didampingi oleh tiga dosen Departemen Fisika UNPAD, Prof. Risdiana, M.Eng, Lusi Safriani, Ph.D, dan Dr. Togar Saragi, sepuluh mahasiswa UNPAD tersebut berkesempatan melakukan penelitian di Institute of Physical and Chemical Research (RIKEN), yaitu lembaga penelitian terbesar di Jepang, selama 21 hari. Kegiatan ini dimulai pada tanggal 16 Oktober hingga 5 November 2022 di kampus utama RIKEN yang bertempat di 2-1 Hirosawa, Wako, Saitama, Jepang dengan host dari pihak RIKEN, yaitu Dr. Isao Watanabe sebagai Senior Research Scientist RIKEN.
Sakura Science Exchange Program merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Japan Science and Technology Agency (JST) dengan tujuan untuk memperkenalkan dan menawarkan pengalaman yang berkaitan dengan sains dan teknologi serta budaya Jepang kepada talenta-talenta muda dari berbagai negara. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kerjasama industri-akademik-pemerintah antara negara yang mengikuti program ini dengan pihak Jepang. Kegiatan Sakura Science Exchange Program ini menawarkan tiga tipe kegiatan yaitu Course A: Science and Technology Experience Course, Course B: Collaborative Research Activities Course, dan Course C: Science and Technology Training Course. Course A dilakukan selama 7 hari, couse B dilakukan selama 21 hari, dan couse C dilakukan selama maksimal 10 hari. Program Sakura Science Exchange Program yang diperoleh oleh 10 mahasiswa Unpad kali ini adalah Course B dengan lama kegiatan selama 21 hari. Program Course B yang diikuti oleh mahasiswa UNPAD merupakan program terpanjang yang ditawarkan dengan tingkat pesaingan yang sangat tinggi untuk mendapatkan grantnya. Seluruh Mahasiswa mendapatkan berbagai dukungan dana dan fasilitas seperti tiket pesawat PP menggunakan Japan Airline, biaya living cost selama tinggal di Jepang, biaya penelitian, dan biaya pengurusan Visa.
Sakura Science Exchange Program 2022 dimulai dengan welcome party yang dibuka oleh Dr. Isao Watanabe. Pada kesempatan ini seluruh mahasiswa diperkenalkan dengan seluruh tim laboratorium Meson Science Laboratory, yang mana salah satunya adalah Muhammad Abdan Syakuur, yang merupakan mahasiswa Doktor Kimia UNPAD yang mendapatkan program International Program Associate (IPA) untuk melakukan penelitian di RIKEN, Jepang. Kegiatan dilanjutkan dengan tour laboratorium dan pengukuran sampel dengan menggunakan XRD (X-Ray Diffraction) dan SQUID (Superconducting Quantum Interference Device).


Mahasiswa FMIPA UNPAD didampingi oleh dosen Departemen Fisika UNPAD mengikuti tour laboratorium di RIKEN.
Tour laboratorium dan pengukuran juga dilakukan di laboratorium lain yang ada di RIKEN untuk memperkenalkan dan melakukan penelitian dengan alat pengukuran lain seperti ESR (Electron Spin Resonance) dan NMR (Nuclear Magnetic Resonance). Peserta kegiatan Sakura Science Exchange Program juga berkesempatan untuk mengunjungi dan melakukan tour laboratorium di Sophia University. Dipandu oleh Prof. Risdiana, M.Eng, peserta Sakura Program ini juga melakukan presentasi dan diskusi mengenai penelitiannya bersama dengan Prof. Tadashi Adachi di Sophia University.
Prof. Risdiana, M. Eng memandu kegiatan diskusi para peserta dengan Prof. Tadashi Adachi.
Selama kegiatan ini berlangsung, peserta pertukaran Sakura Science Exchange Program juga berkesempatan untuk mengunjungi museum sains Miraikan, beberapa destinasi wisata budaya terkenal yang ada di Tokyo seperti Ueno, Asakusa, Ebisu, Shibuya, Shinjuku, Ginza, Akihabara dan Odaiba, kampus festival di Sophia University dan Radioactive Isotope Beam Factory (RIBF) RIKEN.
Peserta Sakura Science Exchange Program mendapatkan Taiyaki pada acara penutupan.
Dipenghujung kegiatan, peserta melakukan presentasi hasil pengukuran selama Sakura Science Exchange Program berlangsung dan dilanjutkan dengan snack party yang sudah mahasiswa dan tim RIKEN siapkan dengan membawa snack tradisional terkenal dari negara masing-masing.



