

JATINANGOR – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan AI Center for Health and Biomedical Research, National Institutes of Biomedical Innovation, Health and Nutrition (NIBN) Osaka, Jepang, telah sukses menyelenggarakan Joint International Seminar on Artificial Intelligence, Simulation, and Technology in Life Sciences. Acara berskala internasional ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (22–23 Juli 2026), bertempat di Gedung Bale Sawala, Kampus Unpad Jatinangor.
Seminar ini menjadi wadah kolaborasi akademis dan penelitian terdepan yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek Kesehatan dan Kesejahteraan (SDG 3), Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (SDG 9), serta Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17).
Penandatanganan Kerja Sama (MoA) dan Pembukaan Acara
Acara diawali dengan Opening Ceremony pada Rabu pagi (22/7). Rangkaian pembukaan diisi dengan laporan dari Ketua Pelaksana, sambutan dari Dekan FMIPA Unpad, Direktur AI Center NIBN, serta pimpinan Universitas Padjadjaran.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperkuat jejaring riset internasional, pada kesempatan ini juga dilaksanakan prosesi penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara FMIPA Unpad dan NIBN Japan, disaksikan oleh para peneliti, akademisi, dan peserta yang hadir.
Hari Pertama: Fokus pada AI & Bioinformatika
Hari pertama seminar berfokus pada topik Artificial Intelligence (AI) dan Bioinformatika.
-
Plenary Session I menghadirkan pemaparan kunci dari Dr. Yayoi Natsume-Kitatani (NIBN) dan Ari Hardianto, Ph.D. (Unpad) yang dipandu oleh moderator Dr. Budi Adiperdana.
-
Main Session I dilanjutkan oleh Dr. Masataka Kuroda (NIBN) dan Dr. Intan Nurma Yulita (Unpad) dengan moderator Dr. Mochammad Arfin.
-
Sesi siang hingga sore diisi dengan Research Presentation Session I yang menampilkan berbagai presentasi hasil riset inovatif dari para peneliti dan akademisi.
Hari Kedua: Simulasi dan Forum Peneliti Muda
Pada hari kedua, Kamis (23/7), fokus pembahasan bergeser pada penerapan Simulasi komputer dalam ilmu hayati (Life Sciences).
-
Plenary Session II menghadirkan Dr. Suyong Re (NIBN) dan Prof. Dr. rer.nat. Yudi Rosandi (Unpad).
-
Young Scientist Forum memberikan panggung bagi para peneliti muda dari NIBN dan Unpad, seperti Dr. Jelang M. Dirgantara, Dr. Mochammad Arfin, Dr. Ahmad Fariz Maulana, serta Dr. (cand.) Selvi Apriliana Putri untuk saling berbagi ide dan diskusi saintifik.
-
Main Session II menghadirkan pemaparan mendalam dari Dr. Rahul Kaushik (NIBN) dan Muhammad Yusuf, Ph.D. (Unpad).
Antusiasme Poster Session dan Penutupan
Selain sesi presentasi lisan (oral presentation), seminar ini juga dimeriahkan oleh pameran poster ilmiah yang diikuti oleh puluhan peneliti dan mahasiswa. Sesi poster menjadi ruang diskusi yang interaktif antara pemaji poster dan peserta seminar.
Rangkaian acara ditutup secara resmi pada Kamis sore dengan sesi foto bersama dan penutupan oleh pembawa acara. Melalui terselenggaranya kegiatan ini, FMIPA Unpad dan NIBN Japan berharap dapat terus mempererat kolaborasi riset, meningkatkan publikasi ilmiah bereputasi, serta menghasilkan inovasi teknologi berbasis AI dan simulasi yang berdampak positif bagi masyarakat luas.
Ringkasan Detail Acara:
-
Nama Kegiatan: Joint International Seminar on Artificial Intelligence, Simulation, and Technology in Life Sciences
-
Tanggal: 22–23 Juli 2026
-
Lokasi: Bale Sawala, Universitas Padjadjaran, Jatinangor
-
Penyelenggara: FMIPA Unpad bekerja sama dengan AI Center NIBN Osaka, Japan
-
Pembicara Utama (Keynote Speakers):
-
AI & Bioinformatika: Dr. Yayoi Natsume-Kitatani, Dr. Masataka Kuroda, Ari Hardianto, Ph.D., Dr. Intan Nurma Yulita
-
Simulasi: Dr. Suyong Re, Dr. Rahul Kaushik, Muhammad Yusuf, Ph.D., Prof. Dr. rer.nat. Yudi Rosandi
-



