Mengenal Kehalalan Suatu Produk, Dharma Wanita Unpad Gelar Knowledge Sharing

[FMIPA] Urgensi penting terkait kepastian hukum halal akan memberikan keamanan, kenyamanan, dan perlindungan terhadap produk makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetika yang kita konsumsi dan gunakan.

Dalam rangka mengenal kehalalan suatu produk, Dharma Wanita (DW) Persatuan Unpad mengadakan kegiatan pertemuan yang digelar secara virtual, Selasa (8/2/2022)

Pada kesempatan tersebut Ketua Dharma Wanita Unpad Dr. Reiva Arief Kartasasmita mengatakan bahwa pertemuan hari ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk menjalin silaturahmi antar anggota Dharma Wanita.

Sambutan juga disampaikan mewakili Dharma Wanita FMIPA Unpad Ima Nur Amalia, S.H.  mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan yang sudah berkenan hadir secara virtual.

Pada pertemuan virtual kali ini dibahas hal menarik tentang kehalalan suatu produk yang disampaikan oleh Dosen Prodi Kimia dan Kepala Laboratorium Kimia dan Bahan Alam Sintetis Jamaludin Al – Anshori, M.Sc., Ph.D. sebagai narasumber dalam Knowledge Sharing “ Halalkah Produk Kesayanganku?” Ia mendorong agar para ibu Dharma Wanita memilih makanan yang tidak hanya halal tetapi juga yang bagus (thayyib).

“Contoh yang paling sederhana alkohol secara bahan itu haram, tetapi rosulullah memberikan toleransi ketika kita mengkonsumsi suatu bahan makanan yang mengalami fermentasi dalam jangka tiga hari, tapi ketika melebihi waktu itu sudah menjadi haram,” kata Jamaludin.

Lebih lanjut Jamaludin  menjelaskan yang paling dominan dan paling sering kita temui terkait dengan barang-barang produk dan turunannya yang dikategorikan haram adalah  lahmul khinzir nama lain dari daging babi.

Ia mengenalkan istilah-istilah dari daging babi dan turunannya kita ketahui kalau kita sering membaca, mendengarkan yang mungkin istilah tersebut asing bagi kita seperti pork, bacon, ham

Jamaludin mengenalkan istilah-istilah dari daging babi dan turunannya yang harus kita ketahui. Ia juga menjelaskan fakta menarik terkait dengan babi berdasarkan publikasi majalah sains bahwa yang pertama babi sulit disembelih secara normal, preputium sering  bocor, urine rembes ke daging, babi juga merupakan hewan yang rakus, dan menjadi pertumbuhan cacing pita.

Lebih lanjut Jamaludin menjelaskan hal menarik  dari babi bahwa medium pertumbuhan cacing pita, memiliki kemiripan sangat tinggi dengan manusia baik secara anatomi, genetika maupun fisiologi, dan biomedical model bagi manusia. Misalnya penelitian suatu obat maka uji coba yang paling mendekati  sebelum diujicobakan ke manusia adalah ke hewan, hewan yang dicari secara anatomi, genetika maupun fisiologi.

Narasumber juga memberikan tips dan trik mengenali dan menjaga kehalalan suatu produk yaitu dengan melihat label halal dari suatu produk, teliti membaca komposisi bahan suatu produk, memilih produk berbasis nabati, produk laut ataupun dengan memilih bahan dan mengolah secara mandiri.